Breaking News

Misi Karhutla Jepang Berakhir, Kapolres Mempawah Lepas JS Kunisaki 4003 dari Kijing

 


Jejak Kasus Indonesia — Independen Mengungkap Fakta

MEMPAWAH, KALIMANTAN BARAT — 6 Oktober 2026

Misi kemanusiaan Jepang dalam membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat resmi berakhir. Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto, S.I.K., M.H. menghadiri pelepasan kapal militer Jepang JS Kunisaki 4003 di Pelabuhan Internasional Kijing Regional 2 Pontianak, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Selasa (6/10/2026).


Berakhirnya misi tersebut menjadi momentum penting setelah Jepang memberikan dukungan dalam penanganan karhutla. Usai rangkaian pelepasan, JS Kunisaki 4003 meninggalkan perairan Indonesia dengan pengawalan KRI JOL-358.


Upacara yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB turut dihadiri Wadan Koderal XII Laksamana Pertama TNI Fajar Rusdianto, Asops Koderal XII Kolonel Laut (P) Arif Rahman, S.T., M.Tr.Hanla., M.M., Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini, S.E., M.Han., sejumlah pejabat TNI AL serta unsur terkait.


Kehadiran Kapolres Mempawah dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan sinergitas TNI-Polri dan instansi terkait dalam rangkaian penutupan misi kemanusiaan internasional untuk penanganan karhutla di Kalimantan Barat.


Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Jepang, personel JS Kunisaki 4003 serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam misi kemanusiaan tersebut.


“Polres Mempawah menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas bantuan dan kerja sama Pemerintah Jepang dalam mendukung penanganan karhutla. Misi ini menunjukkan kuatnya solidaritas dan kepedulian antarnegara dalam menghadapi bencana kemanusiaan,” ujar Kapolres Mempawah.


Ia juga mengapresiasi sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, TNI AL serta seluruh instansi terkait yang mendukung kelancaran misi tersebut. Kerja sama dan koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.


Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jepang atas bantuan dan kerja sama dalam penanganan karhutla di Kalimantan Barat.


Sementara itu, Commander of Japan Disaster Relief (JDF) COL NAKAHARA Shunji menyampaikan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari misi bantuan penanggulangan kebakaran menggunakan helikopter CH untuk membantu penanganan karhutla di Indonesia.


Ia mengungkapkan, pada awal kedatangan di Palembang, jarak pandang sempat sangat buruk akibat kabut asap. Kondisi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran terhadap pelaksanaan operasi, namun misi kemanusiaan tetap dapat dilaksanakan.


Rangkaian pelepasan kemudian dilanjutkan dengan jabat tangan personel militer Jepang dan Indonesia serta jajar kehormatan pemberangkatan JS Kunisaki 4003 yang diiringi korsik TNI AL.


Sekitar pukul 10.00 WIB, JS Kunisaki 4003 akhirnya meninggalkan perairan Indonesia dengan pengawalan KRI JOL-358. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.


Berakhirnya misi JS Kunisaki 4003 bukan sekadar menandai kepulangan pasukan Jepang, tetapi juga meninggalkan catatan kerja sama kemanusiaan Indonesia-Jepang dalam menghadapi ancaman karhutla di Kalimantan Barat.


Jurnalis: Nuryo Sutomo

Jejak Kasus Indonesia — Independen Mengungkap Fakta

© Copyright 2022 - JEJAKKASUSINDONESIA.ID