Breaking News

Jembatan Perintis Garuda Hubungkan Dua Kabupaten, Wujud Nyata Pengabdian Prajurit Kodim 1201/Mempawah

 


MEMPAWAH_KALIMANTAN BARAT.

JEJAK KASUS INDONESIA– Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Ansiap, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah. Jembatan yang dibangun oleh prajurit Kodim 1201/Mempawah ini menjadi penghubung penting antara Desa Ansiap, Kabupaten Mempawah, dan Desa Tempoak, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak.


Sebagai ungkapan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut, Kepala Desa Ansiap bersama Kepala Desa Tempoak menggelar kegiatan syukuran sekaligus peresmian penggunaan jembatan pada Senin (12/10/2026), pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan bagi masyarakat dari dua desa yang kini semakin mudah terhubung.


Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini, S.E., M.Han., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas warga.


“Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada masyarakat. Kami berharap keberadaannya dapat memberikan manfaat nyata, memperlancar mobilitas warga, serta mempererat hubungan sosial dan perekonomian masyarakat dari kedua desa,” ungkap Dandim.


Babinsa Desa Ansiap, Serda Wellem Gundong, menyampaikan bahwa keberadaan jembatan tersebut sangat berarti bagi masyarakat karena menghubungkan dua desa yang berada di wilayah administrasi kabupaten berbeda. Ia berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


Kepala Desa Ansiap, Imanuel Yoki, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan jembatan oleh prajurit Kodim 1201/Mempawah. Menurutnya, jembatan ini menjadi sarana penghubung yang sangat bermanfaat bagi masyarakat serta mempermudah aktivitas dan interaksi warga antardesa.


Sementara itu, Kepala Desa Tempoak, Yulianti Letisia Dita, turut menyampaikan apresiasi atas pembangunan Jembatan Perintis Garuda tersebut. Ia berharap jembatan ini semakin mempererat hubungan masyarakat Desa Tempoak dan Desa Ansiap serta membuka akses yang lebih baik bagi berbagai aktivitas warga.


“Jembatan ini bukan sekadar penghubung dua desa, tetapi juga menjadi penghubung silaturahmi dan kebersamaan masyarakat dari dua kabupaten. Kami bersyukur dan berterima kasih kepada TNI AD, khususnya prajurit Kodim 1201/Mempawah, yang telah mewujudkan pembangunan jembatan ini,” menjadi harapan bersama kedua pemerintah desa.


Kegiatan syukuran tersebut turut dihadiri Babinsa Desa Ansiap, perwakilan BPD Desa Ansiap dan Desa Tempoak, serta para ketua RT dan RW dari kedua desa. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga selesai pada pukul 11.45 WIB.


Melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Kodim 1201/Mempawah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan wilayah dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran jembatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian prajurit TNI tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir sebagai solusi bagi kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.


Jurnalis: Nuryo Sutomo

JEJAK KASUS INDONESIA

Independen Mengungkap Fakta

www.jejakkasusindonesia.id

© Copyright 2022 - JEJAKKASUSINDONESIA.ID