Breaking News

VIRAL VIDEO PEMBAKARAN SISA LAHAN, CHOIRUSSAIB KLARIFIKASI DAN MINTA MAAF ATAS KEGADUHAN

 


Jejak Kasus Indonesia — Independen Mengungkap Fakta

MEMPAWAH, KALIMANTAN BARAT — 21 September 2026

Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Choirussaib, menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat setelah video aktivitas pembakaran sisa kayu di sebuah lahan menjadi viral dan menimbulkan kegaduhan di media sosial. Dalam keterangannya, Choirussaib menyebut peristiwa dalam video tersebut berlangsung di lahan miliknya pada 17 September 2026.

Choirussaib menjelaskan bahwa lahan tersebut, menurut keterangannya, telah lebih dahulu mengalami kebakaran sejak awal September. Setelah kejadian itu, masih terdapat sisa-sisa kayu yang kemudian dikumpulkan dalam satu titik. Ia menyatakan aktivitas pembakaran yang terlihat dalam video hanya menyasar tumpukan sisa kayu tersebut dan tidak dimaksudkan untuk membakar keseluruhan lahan. 

Ia juga memberikan penjelasan bahwa orang yang melakukan pembakaran terhadap tumpukan tersebut adalah temannya. Sementara dirinya mengaku membuat video itu secara iseng dan menyadari bahwa tindakan membuat serta mengunggah video tersebut menjadi salah satu penyebab munculnya kegaduhan di tengah masyarakat. 

Atas situasi yang berkembang, Choirussaib secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.

“Pertama, saya ucapkan mohon maaf atas terjadinya kegaduhan yang terjadi di sosial media kemarin.”

Ia kembali menegaskan permintaan maafnya dan berharap klarifikasi tersebut dapat menjelaskan konteks yang sebenarnya dari video yang telah beredar luas. 

Choirussaib menyatakan bahwa apa yang terjadi menjadi pelajaran baginya agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan maupun mengunggah sesuatu ke media sosial, terlebih dirinya merupakan seorang anggota legislatif yang tindakannya menjadi perhatian masyarakat.

Di sisi lain, persoalan tersebut saat ini tetap berada dalam proses pendalaman kepolisian. Polres Mempawah telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa Choirussaib bersama sejumlah saksi untuk memastikan fakta sebenarnya berdasarkan kondisi lapangan, keterangan para pihak, serta bukti-bukti yang tersedia. 

Klarifikasi dan permintaan maaf merupakan hak pihak yang diberitakan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat. Sementara mengenai ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut, penentuannya tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti.

Jejak Kasus Indonesia memberikan ruang klarifikasi secara terbuka kepada seluruh pihak sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Jurnalis: Nuryo Sutomo

Editor: Redaksi Jejak Kasus Indonesia

Jejak Kasus Indonesia — Independen Mengungkap Fakta

© Copyright 2022 - JEJAKKASUSINDONESIA.ID