MEMPAWAH_KALIMANTAN BARAT — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Mempawah terus dilakukan secara intensif. Koramil 1201-02/Sungai Pinyuh, Kodim 1201/Mempawah, bersama unsur terkait bergerak di lapangan melakukan pemadaman dan pengendalian terhadap titik-titik api.
Dalam upaya tersebut, personel melakukan pengaplikasian campuran Hesco 702 – Magic Fire Retardant untuk mendukung proses pemadaman sekaligus membantu menghambat penyebaran api di area terdampak.
Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini, S.E., M.Han., mengatakan penanganan karhutla membutuhkan respons cepat dan sinergi seluruh unsur.
«“Setiap titik api harus segera ditangani agar tidak berkembang dan meluas. Jajaran terus bergerak bersama unsur terkait dengan memanfaatkan sarana dan metode yang tersedia di lapangan, tentunya dengan tetap mengutamakan keselamatan personel,” tegas Dandim.»
Sementara itu, Danramil 1201-02/Sungai Pinyuh Kapten Inf Ary Cahyono mengatakan personel Koramil terus melakukan pemantauan, pemadaman, serta penyisiran di sekitar lokasi kebakaran.
«“Kami terus bergerak bersama unsur terkait untuk mengendalikan api. Pengaplikasian campuran Hesco 702 – Magic Fire Retardant dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mendukung pemadaman dan menghambat penyebaran api. Setelah api berhasil dikendalikan, pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api,” ujar Kapten Inf Ary Cahyono.»
Kondisi lahan yang kering dan cuaca panas menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan karhutla. Oleh karena itu, kesiapsiagaan personel terus ditingkatkan, termasuk melakukan pemantauan terhadap wilayah yang memiliki potensi kembali terbakar.
Selain penanganan di lapangan, Koramil 1201-02/Sungai Pinyuh juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla dan tidak melakukan pembakaran lahan yang berpotensi memicu meluasnya kebakaran.
Penanganan karhutla akan terus dilakukan secara terpadu oleh Kodim 1201/Mempawah melalui Koramil 1201-02/Sungai Pinyuh bersama seluruh unsur terkait, sebagai langkah menjaga wilayah dari ancaman kebakaran serta melindungi masyarakat dan lingkungan.
Jurnalis: Nuryo Sutomo
Editor: Redaksi Jejak Kasus Indonesia — Independen Mengungkap Fakta


Social Header