Mempawah, Kalimantan Barat — 10 Agustus 2026
Seorang mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Barat bernama Nurul Badariyah dilaporkan belum diketahui keberadaannya setelah terakhir kali terlihat pada Rabu, 5 Agustus 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.
Berdasarkan Laporan Pengaduan Meninggalkan Rumah Polres Kubu Raya Nomor: Aduan/32/VIII/2026/Res Kubu Raya/SPKT, laporan kehilangan tersebut disampaikan pihak keluarga ke Polres Kubu Raya pada Senin malam, 10 Agustus 2026 sekitar pukul 19.55 WIB.
Nurul Badariyah diketahui berusia 24 tahun, berstatus pelajar/mahasiswi. Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, Nurul merupakan mahasiswi UNU Kalbar semester IV.
Dalam laporan kepolisian disebutkan, Nurul terakhir terpantau melalui kamera CCTV di Rusun Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat, yang berada di kawasan Jalan Parit Derabak, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, sekitar pukul 19.00 WIB pada 5 Agustus 2026.
Sejak saat itu hingga laporan dibuat, Nurul tidak dapat dihubungi dan keberadaannya belum diketahui.
Saat meninggalkan lokasi, Nurul diketahui membawa sebuah laptop merek Lenovo berwarna abu-abu.
Ciri-ciri Nurul Badariyah
Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada kepolisian, Nurul memiliki tinggi badan sekitar 154 sentimeter dengan berat badan kurang lebih 45 kilogram.
Ciri fisiknya antara lain berkulit putih, hidung pesek, rambut panjang lurus berwarna hitam, alis hitam tebal, mata berwarna hitam, dan sehari-hari menggunakan hijab.
Pihak keluarga kini sangat berharap Nurul dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat.
Jejak Kasus Indonesia mengajak masyarakat, khususnya warga Kubu Raya, Pontianak, Mempawah dan wilayah sekitarnya, untuk membantu menyebarluaskan informasi tersebut.
Apabila ada masyarakat yang melihat, mengetahui, atau mempunyai informasi mengenai keberadaan Nurul Badariyah, diharapkan segera menghubungi pihak keluarga atau melaporkannya kepada Polres Kubu Raya maupun kantor kepolisian terdekat.
Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi ataupun spekulasi mengenai penyebab hilangnya Nurul. Setiap informasi sekecil apa pun yang dapat membantu pencarian sebaiknya segera disampaikan kepada keluarga dan aparat kepolisian.
Mari bantu sebarkan. Satu informasi mungkin menjadi jalan bagi Nurul untuk segera kembali berkumpul bersama keluarganya.
Jurnalis : Nuryo Sutomo
Editor : Nofis
Publish : Redaksi Jejak Kasus Indonesia — Independen Mengungkap Fakta.



Social Header