https://www.jejakkasusindonesia.id
Mempawah - Sebagai langkah antisipasi dini menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), anggota Babinsa Koramil 1201-04/Sungai Kunyit melaksanakan patroli wilayah sekaligus sosialisasi kepada masyarakat di sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya kebakaran. Kegiatan tersebut menyasar area perkebunan, lahan terbuka, serta kawasan yang selama ini memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi, terutama saat cuaca panas mulai meningkat, Selasa (31/3/2026).
Dalam pelaksanaan patroli, para Babinsa menyusuri wilayah binaan sambil berdialog langsung dengan warga yang ditemui di lapangan. Masyarakat diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena selain berisiko memicu kebakaran meluas, tindakan tersebut juga dapat berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat akibat kabut asap yang ditimbulkan.
Kapten Czi Kiki Gunawan selaku Danramil 1201-04/Sungai Kunyit menegaskan bahwa patroli dan sosialisasi ini merupakan kegiatan rutin yang terus ditingkatkan sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat teritorial dalam mencegah munculnya titik api sejak dini. “Kami terus mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar. Pencegahan harus dilakukan bersama-sama agar wilayah tetap aman dari ancaman karhutla,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1201/Mempawah, Letkol Czi Ali Isnaini menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa di lapangan menjadi bagian penting dalam mendukung upaya pemerintah daerah menjaga wilayah tetap kondusif dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. “Babinsa harus hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi sekaligus membangun kesadaran kolektif agar tidak ada aktivitas pembakaran lahan yang dapat menimbulkan dampak luas,” tegasnya.
Warga menyambut baik kegiatan patroli dan sosialisasi tersebut karena dinilai memberikan pemahaman langsung mengenai bahaya karhutla serta langkah pencegahannya. Kehadiran Babinsa di lapangan juga memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap aman, bersih, dan terhindar dari potensi kebakaran selama musim kemarau.
(P" Nuryo Sutomo)



Social Header