Breaking News

Karhutla Galang Telan Korban Jiwa, Bupati Mempawah Dipertanyakan: Api Masih Menyala, Pemimpin Masih Diam

https://www.jejakkasusindonesia.id

MEMPAWAH/KALBAR_ 10 November 2025, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, semakin mengkhawatirkan. Api dilaporkan telah berkobar selama sekitar empat hari dan hingga kini belum berhasil dipadamkan.

‎Asap tebal masih menyelimuti permukiman warga dan mengganggu aktivitas masyarakat.

‎Di tengah kondisi tersebut, masyarakat harus menghadapi kabar duka. Seorang warga dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami gangguan pernapasan yang diduga berkaitan dengan paparan asap karhutla. Peristiwa ini menambah kekhawatiran warga, terutama karena kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia semakin terdampak.

‎Upaya penanganan di lapangan dilaku oleh BPBD, BNPB serta para Relawan Untuk memadamkan api serta membantuk untuk mengevakuasi masyarakat ke rumah kerabat terdekat nya.

‎Namun demikian, hingga berita ini ditulis, api di sejumlah titik masih belum padam dan masyarakat menilai belum ada langkah yang benar-benar mampu menghentikan kebakaran secara menyeluruh.

‎Ketua IKAMI Sulsel Cabang Mempawah, Muslim, menyampaikan kritik keras terhadap situasi tersebut. Ia menilai bahwa bencana yang sudah berlangsung berhari-hari dan telah menimbulkan korban jiwa seharusnya mendapat perhatian langsung dari pimpinan daerah.

‎“Karhutla ini sudah sangat parah, sudah berhari-hari api belum padam, masyarakat menghirup asap setiap hari, bahkan sudah ada korban meninggal. Kami mempertanyakan di mana sikap dan langkah tegas dari Bupati Mempawah. Dalam situasi darurat seperti ini, masyarakat membutuhkan kehadiran dan keputusan cepat dari kepala daerah,” tegas Muslim.

‎Menurutnya, diamnya pimpinan daerah di tengah bencana besar justru menimbulkan keresahan di masyarakat. Ia menegaskan bahwa persoalan karhutla bukan hanya soal kebakaran lahan, tetapi sudah menyangkut keselamatan dan nyawa warga.

‎“Kalau situasi seperti ini dibiarkan berlarut-larut tanpa solusi yang jelas, maka yang menjadi korban adalah masyarakat. Pemerintah daerah harus segera menunjukkan kepemimpinan yang nyata, bukan hanya menunggu keadaan memburuk,” tambahnya.

‎Karhutla di Desa Galang menjadi peringatan serius bahwa bencana asap tidak bisa dianggap sebagai kejadian biasa. Selama api masih menyala dan asap masih menyelimuti permukiman, masyarakat akan terus berada dalam ancaman.

‎Hingga berita ini diterbitkan, api di Desa Galang dilaporkan masih belum padam.

Sumber : Ketua IKAMI SULSEL, cabang Mempawah, Muslim. 

Publish  : (Nuryo Sutomo) 

© Copyright 2022 - JEJAKKASUSINDONESIA.ID