Breaking News

Festival Sahur-Sahur XXIII Resmi Dibuka, Dandim Mempawah: Tradisi Ini Bukti Persatuan dan Kekuatan Budaya Daerah

 


https://www.jejakkasusindonesia.id

Mempawah – Festival Sahur-Sahur ke-XXIII Tahun 2026 resmi dibuka dengan meriah di halaman Kantor Dinas Dikporapar Kabupaten Mempawah, Jalan Raden Kusno, Kecamatan Mempawah Hilir, Sabtu (28/2/2026) malam. Ribuan masyarakat memadati lokasi kegiatan yang menjadi salah satu agenda nasional dalam Karisma Event Nusantara (KEN), sekaligus ikon budaya Ramadan masyarakat Mempawah.


Kegiatan pembukaan dihadiri langsung Gubernur Kalimantan Barat , Bupati Mempawah , Danrem 121/Alambhana Wanawai , serta Komandan Kodim 1201/Mempawah bersama unsur Forkopimda dan tamu undangan dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten.


Festival budaya tahunan ini mengusung tema “Keberagaman Mempererat Persatuan Bangsa” dan diikuti sebanyak 105 grup peserta yang terbagi dalam kategori pemula dan dewasa. Para peserta melaksanakan pawai mengelilingi Kota Mempawah sebagai rangkaian awal penilaian menuju babak final yang akan berlangsung hingga 7 Maret 2026.


Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini menegaskan bahwa Festival Sahur-Sahur bukan sekadar tradisi hiburan Ramadan, tetapi memiliki nilai strategis dalam memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus menjaga warisan budaya daerah.


“Festival Sahur-Sahur ini adalah simbol kebersamaan masyarakat Mempawah. Tradisi yang diwariskan turun-temurun ini mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana religius, aman, dan penuh kegembiraan. TNI tentunya hadir untuk mendukung serta memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif,” ujar Dandim.



Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan personel TNI dalam pengamanan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan budaya yang berdampak langsung pada stabilitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.


“Kegiatan budaya seperti ini memiliki efek positif yang besar, baik dari sisi pariwisata, ekonomi kreatif, maupun pembinaan karakter generasi muda. Karena itu, sinergi seluruh pihak sangat penting agar festival tetap aman dan menjadi kebanggaan daerah,” tambahnya.


Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan apresiasi atas konsistensi masyarakat Mempawah menjaga tradisi yang kini telah masuk agenda nasional Karisma Event Nusantara. Pemerintah Provinsi Kalbar bahkan memberikan dukungan anggaran sebesar Rp100 juta dan berencana meningkatkannya pada tahun mendatang.


Sementara itu, Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI, Drs. Reza Fahlevi, M.Si., menyebut Festival Sahur-Sahur sebagai tradisi unik yang memiliki daya tarik wisata kuat dan berpotensi menjadi magnet kunjungan wisata nasional.

Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan kelontong bersama serta pelepasan peserta karnaval yang menempuh rute mengelilingi pusat Kota Mempawah. Pengamanan kegiatan melibatkan personel gabungan dari Polres Mempawah, Kodim 1201/Mempawah, Satpol PP, Yon Kav 12/BC, dan Yonmarhanlan XII/Pontianak.


Kegiatan pembukaan berakhir pukul 23.30 WIB dalam keadaan aman dan tertib, dilanjutkan pawai peserta hingga dini hari. Festival Sahur-Sahur XXIII diharapkan terus menjadi identitas budaya unggulan sekaligus penggerak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Mempawah.

(Nuryo Sutomo) 

© Copyright 2022 - JEJAKKASUSINDONESIA.ID