https://www.jejakkasusindonesia.id

MEMPAWAH_KALBAR – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, H. Agus Sudarmansyah, S.IPem.,M.Si dari Fraksi PDIP daerah pemilihan Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Kubu Raya, menyelesaikan rangkaian kunjungan reses ke enam titik wilayah dalam dua hari terakhir, meliputi Desa Kuala Secapah Kelurahan Terusan, Desa Penibung, Kecamatan Sadaniang, Kecamatan Toko, dan sejumlah desa lainnya. Kegiatan ini dihadiri dengan antusias tinggi oleh masyarakat setempat, Kamis (2/7/2026) 

 

Kegiatan Reses dilaksanakan di Rumah/Kediaman Maman Suratman di RT. 01 RW. 01 Dusun Melayu Desa Penibung Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah. 


Rangkuman Aspirasi dan Usulan Warga. 

 

Dari serapan aspirasi di lapangan, terdapat sejumlah kebutuhan paling mendesak:

 

1. Infrastruktur: Menjadi keluhan terbanyak, termasuk usulan perbaikan tiga ruas jalan desa yang rusak

2. Sektor Perikanan: Bantuan alat tangkap nelayan serta sarana pengolahan hasil laut bagi wilayah pesisir

3. Sektor Pertanian: Dukungan alat mesin pertanian (alsintan), pupuk, dan bibit sawit untuk kelompok tani

4. Sejumlah usulan lain disampaikan lengkap dengan proposal resmi, termasuk dari Pemerintah Desa Penibung

 

Kades Desa Penibung Evi Junita mewakili warga menyampaikan harapan besar pada kesempatan Reses Anggota DPRD Provinsi: "Aspirasi yang kami usulkan kepada Anggota DPRD Provinsi sangat banyak dan mendesak. Besar harapan kami semoga apa yang kami sampaikan dapat terealisasi pada tahun depan. Amin."

 

Komitmen Penindaklanjutan

 

H. Agus Sudarmansyah, S.IPem.,M.Si dari Fraksi PDIP Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen, seluruh usulan yang diterima akan dirangkum menjadi Pokok Pikiran DPRD dan dibawa ke rapat pembahasan selanjutnya dengan langkah:

 

- Dipilah sesuai batas kewenangan, terutama yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi

- Diurutkan berdasarkan tingkat keterdesakan untuk ditetapkan sebagai skala prioritas

- Akan diperjuangkan semaksimal mungkin, meskipun tidak semua usulan dapat terakomodir sekaligus

 

Tantangan Keterbatasan Anggaran

 

Anggota DPRD juga menjelaskan kendala utama yang dihadapi dalam merealisasikan seluruh usulan:

 

"Kendala terbesar adalah kemampuan keuangan daerah. Kalau anggarannya ada — bahasa kampungnya duitnya ada — pasti tidak ada satu pun keinginan warga yang kami tolak." Selanjutnya. 

 

"Diketahui, Dana Transfer ke Daerah untuk Provinsi Kalimantan Barat tahun ini terpangkas Rp 522 Miliar. Sebagai gambaran, anggaran sebesar itu jika di bangunkan jalan, mungkin 300 kilometer dapat terbangun, dengan Kluster 350 mungkin cukup untuk membangun sekitar 300 kilometer ruas jalan. Keterbatasan ini merupakan kebijakan pemerintah pusat, sehingga penyusunan prioritas harus dilakukan layaknya mengatur keuangan keluarga sesuai kemampuan yang ada,"pungkasnya.

Jurnalis : Nuryo Sutomo

Editor : Nofis

Publish : Redaksi https://www.jejakkasusindonesia.id